Posts

Dear hujan..

Tahukah kamu bahwa hujan bisa bernyanyi? Sesungguhnya ia bernyanyi Setiap kali memutuskan untuk membasahi bumi Ia melantunkan puja-puji tentangmu Tahukah kamu bahwa hujan bisa menangis? Sesungguhnya ia menangis Setiap kali memutuskan untuk menyetubuhi bumi Ia menggerayangi sudut matamu Hujan, Kamu memang pintar membuat dramatis rasa Dan kamu juga pintar melunglaikan gejolak rasa Satu yang aku tak pernah tahu Apakah kau pernah tersenyum? Karena aku yakin senyummu akan lebih dari indah Apakah kau pernah bahagia? Karena bahagiamu akan lebih dari gembira Aku tak pernah tahu memang Tapi mungkin aku tak perlu tahu Bagiku cukup sederhana Menemani masa surutmu Memeluk letih ragamu Lalu kau melantunkan doa terbaikmu Hujan, aku sayang kamu ☔️

Pernahkah Kau Mencoba Rindu?

Pernahkah kau mencoba rindu? Dengan sengaja Membiarkannya datang menyelinap Mengganggu harimu Pernahkah kau mencoba rindu? Dengan sengaja Melepasnya berlari ke segala arah Menggangu hatimu Pernahkah kau mencoba rindu? Dengan sengaja? Aku pernah Dengan sengaja Menciptakan satu ruang untuk rindu Agar hadir dan mengganggu Aku pernah Dengan sengaja Menciptakan satu waktu untuk rindu Agar hadir dan mengganggu Aku pernah Dengan sengaja Menciptakan satu kamu untuk rindu Agar hadir dan mengganggu Aku pernah Dengan sengaja, merindumu...

Dia yang Sesekali Hadir

Dia yang sesekali hadir Aku tahu dia selalu ada di tempatnya Menatapku dari kejauhan Lalu tersenyum saat ku bahagia Dia yang sesekali hadir Aku tahu dia selalu ada di tempatnya Menandangku dari sisi dunia lain Lalu murung saat ku menangis Dia yang sesekali hadir Aku tahu dia selalu ada di tempatnya Memarahiku dari sentilan kesialan Lalu merenung saat ku merindumu Dia yang sesekali hadir Aku tahu dia selalu ada di tempatnya Menyambut orang yang kamu sukai di pintu depan Lalu menghilang saat ku ingin memelukmu Dia yang sesekali hadir Parasnya masih sangat aku hapal Aromanya masih melekat di pelukku Dan cintanya masih mengalir di tubuhku Dia yang sesekali hadir Aku percaya kamu masih hidup di luar sana Entah di belahan dunia mana, tapi kamu selalu ada Dan cintaku tak akan pernah pudar ditepis masa Dia yang sesekali hadir Pahlawan cintaku, pangeran hatiku Aku mencintaimu Aku mencintaimu Aku mencintaimu Teruntuk, Sri Sapto Condro Suryo Kusumo

Terjatuh.. Padamu..

Kutemukan lagi detak jantungku Saat perlahan kau menyelinap masuk Dengan senyummu, aku luluh Kutemukan lagi detak jantungku Saat perlahan kau menyelinap masuk Dengan hadirmu, aku tersentuh Kutemukan lagi detak jantungku Saat perlahan kau menyelinap masuk Dengan tatapmu, aku terjatuh Aku jatuh? Mungkinkah aku kembali terjatuh? Hanya Sang Pemilik Waktu lah yang tahu Kapan tepatnya itu terjadi Mungkinkah aku kembali terjatuh? Hanya Sang Pemilik Kamu lah yang tahu  Seberapa besarnya getaran itu Yang pasti Aku pikir, mungkin saja, aku terjatuh.. Padamu..

Jika Itu Tentangmu

Ada kerinduan yang tak pernah bisa diungkapkan dengan kata-kata Jika itu tentangmu Ada rasa sayang yang tak pernah bisa aku lukiskan bahkan dengan dunia Jika itu tentangmu Ada kesakitan yang tak pernah bisa aku terjemahkan dengan semua analisa dokter Jika itu tentangmu Ada kegelisahan yang tak pernah bisa aku ceritakan dengan kelu Jika itu tentangmu Karena ada satu ruang kosong yang aku biarkan di hatiku Jika sewaktu-waktu kamu ingin kembali Lewat bisikanmu Lewat mimpi-mimpiku Lewat bayanganmu Karena hingga kini hanya itu yang tersisa darimu Tolong, tolong jangan pernah tinggalkan aku, sedetik saja. Jangan.... Teruntuk cinta terbesarku.. I miss you.. 23 Sept 1961 - 7 April 1997

Kamu Bilang, Aku Rindu

Kamu bilang tak perlu dirasa Aku rindu Kamu bilang tak perlu diminta Dan aku rindu Kamu bilang tak perlu direka Dan aku masih rindu Kamu bilang tak perlu diterka Dan aku masih bersama rindu Kamu bilang tak perlu dirayu Dan aku masih ingin berdiam lebih lama bersama rindu NB: teruntuk rindu

Lebih dari Selamanya

Image
Selamanya tak akan pernah cukup untukku Untuk mengagumi indahmu Untuk menciumi aromamu Untuk mengecup kata-katamu Selamanya tak akan pernah cukup untukku Untuk menemani sepimu Untuk mendampingi senyummu Untuk melengkapi harimu Selamanya tak akan pernah cukup untukku Hanya saja, aku tahu tak akan pernah ada selamanya Sedetik lebih lama saja sudah sangat cukup untukku Ya, untukku.. Dan hanya untukku.. Karena itu akan lebih dari selamanya