Posts

Lebih dari Selamanya

Image
Selamanya tak akan pernah cukup untukku Untuk mengagumi indahmu Untuk menciumi aromamu Untuk mengecup kata-katamu Selamanya tak akan pernah cukup untukku Untuk menemani sepimu Untuk mendampingi senyummu Untuk melengkapi harimu Selamanya tak akan pernah cukup untukku Hanya saja, aku tahu tak akan pernah ada selamanya Sedetik lebih lama saja sudah sangat cukup untukku Ya, untukku.. Dan hanya untukku.. Karena itu akan lebih dari selamanya

Yang Terlalu..

Sakit yang terlalu adalah Ketika kamu menangis tanpa menitikkan air mata Sakit yang terlalu adalah Ketika kamu marah tanpa bisa berucap kata Sakit yang terlalu adalah Ketika kamu terluka tanpa ada sesiapa di sana Mungkin.. Mungkin aku yang terlalu.. Ah biarkan saja semua berlalu.. Tak perlu lagi berusaha mengubah yang semu..

Mencemburui Malam..

Aku sedang belajar mencemburui malam Karena hanya malam yang bisa menyita seluruh hatimu Aku sedang belajar mencemburui malam Karena hanya malam yang bisa menjadi pembenaranku Wahai malam yang terus meninggi Lepaskan ia kali ini.. Biarkan aku mendekapnya lebih lama Izinkan aku memilikinya lebih leluasa Sesekali saja..

Pemintal Rindu..

Aku tak bisa melafalkan hati ini Yang jelas aku tersenyum dalam tidurku Aku tak bisa menterjemahkan hati ini Yang jelas aku menari dalam diamku Aku pun tak bisa mentasbihkan hati ini Yang jelas aku menanti dalam harapku Hingga hujan bosan membagikan rinduku pada senja yg selalu tepat waktu NB: rindu ini telah dipesan.. Maaf Anda belum beruntung 

Anteros (Part 02)

Dia ternyata bukan cupid seperti yang diagungkan banyak orang Dia hanya seorang hamba Dia ternyata bukan cupid seperti yang diagungkan banyak orang Dia hanya seorang pendusta Suaranya menyejukkan hati Tapi menyesatkan di waktu yang sama Alunannya menyamankan hati Tapi menyesatkan di waktu yang sama Dan ia tak bisa sedikit bijak dalam mencinta..  Betapa rapuhnya hati.. Betapa bodohnya menanti..

Dan Lalu..

Terus saja sangsikan aku Terus saja curigai aku..  Lalu, Kau terus mengulang kata-kata itu Tepat di depan telingaku Lalu, Kau adalah kepercayaanku Kau adalah kesayanganku.. Lalu, Aku mendengarkan semua walau sumbang Dan kau tahu rasaku lebih dari itu Sayangnya, kau tak pernah mau tahu.. 

Anteros... (Part 01)

Bertikai dengan hati Rasanya sudah terlalu lama elegi itu berhenti Menjelma menjadi semu & beku Hingga di satu pagi yang muram, Ciuman itu datang Seperti seorang pangeran yang mencoba membangunkan putri yang tertidur Tahukah kamu? Kisah pangeran yang mencium putri tertidur itu sebenarnya fiksi Sesungguhnya adalah pangeran menyetubuhi sang putri hingga ia hamil Dan ketika telah melahirkan, tangisan sang bayi lah yang membangunkannya Jadi, masih haruskah aku percaya akan kisah happy ever after? Aku mungkin tak tahu segalanya Tapi yang kutahu hanyalah tatapan matanya yang penuh sirat Tanda tanya yang tak ingin terjawab Karena jika kutahu jawabnya Mungkin aku akan lari menjauh...